Underwater: Snorkeling at Pulau Tidung

Snorkeling

traveling wisata laut
Snorkeling Pulau Payung, Pulau Seribu
Berwisata ke Pulau Tidung tentunya tidak afdol tanpa snorkeling. 

Bagi yang belum tahu, snorkeling adalah menyelam di permukaan. Sama juga dengan skin diving atau selam dangkal. Biasanya dilakukan dengan bantuan masker selam yang dilengkapi snorkel untuk membantu pernafasan ketika berada di bawah permukaan air. 


Kegiatan ini bisa dilakukan semua orang, bahkan pemula sekalipun. Tidak perlu pelatihan khusus untuk melakukan snorkeling. Snorkeling enaknya dilakukan dengan banyak orang, sambil mengamati kehidupan di laut dangkal. Mengamati flora dan fauna bawah laut, seperti terumbu karang, berbagai jenis ikan, bintang laut, dan lainnya. 

Paket Wisata Pulau Tidung

Snorkeling termasuk dalam paket yang ditawarkan selama berwisata di Pulau Tidung. Biasanya ada beberapa fasilitas yang ditawarkan dalam paket, semakin banyak fasilitas tentunya akan semakin mahal. Begitu pula dengan jumlah peserta, semakin banyak akan semakin murah. 

Fasilitas yang kita dapat dari paket 2 hari 1 malam yang kita ambil kemarin adalah: 
  1. Penginapan
  2. Makan siang 2x, makan malam 1x, sarapan 1x 
  3. Sepeda gratis sepanjang 2 hari 1 malam 
  4. Snorkeling dan perlengkapannya 
  5. Perahu menuju snorkeling spot 
  6. Barbeque 
  7. Karaoke 
  8. Foto underwater 
  9. Biaya perahu dari Muara Angke ke Pulau Tidung, pp.

Harga dibawah Rp300.000/orang/package

Yippy! It's Time for Snorkeling!

Ya! Saatnya bersnorkeling! Perut sudah terisi penuh, sholat dhuhur pun sudah, cuaca pun cerah mendukung. Whatta perfect time!


traveling wisata laut
Persiapan & Briefing untuk Snorkeling
Perahu meluncur membelah lautan, menuju lautan lepas, meninggalkan buih-buih putih dibelakang. Tidung Besar dan Tidung Kecil terlihat dalam satu garis lurus, dihubungkan oleh Jembatan Cinta. Lama kelamaan semakin menghilang dari penglihatan. 

Kemanakah kita menuju gerangan? 

"Snorkelingnya dimana Pak?" kita bertanya pada Bapak Pemandu. 

"Yang paling bagus adalah Pulau Payung, jadi kita menuju ke sana," jawabnya. 

Owh, Pulau Payung! Umbrella Island, kata Naylal. Kira-kira bentuknya seperti payung tidak yak? 


Siap-siap dulu donk kita. Kira-kira apa saja yak perlengkapan yang harus disiapkan? 

Perlengkapan Snorkeling

Biasanya snorkeling menggunakan peralatan berikut ini. Tetapi bisa juga sih, diluar kebiasaan. 

1. Snorkel & Masker

Snorkel ini adalah alat bantu pernapasan, bentuknya seperti pipa, biasanya berbentuk seperti huru L atau J. Panjangnya sekitar 30 sentimeter.

traveling wisata laut
Memakai Perlengkapan Snorkeling
Snorkel satu paket dengan kacamata atau masker snorkeling yang berfungsi untuk melindungi mata dari kemasukan air sehingga bisa bebas menikmati pemandangan bawah laut dengan kehidupannya. Snorkel bisa dilepas dari kacamata. 

Cara menggunakan snorkel adalah dengan menggigit bagian klip karet atau plastik, dan masuk seluruhnya ke dalam mulut. 

2. Pelampung 
Buat yang tidak bisa berenang tidak perlu khawatir dengan adanya pelampung. Pelampung membantu kita untuk tetap mengambang di permukaan air laut. Yang penting saat snorkeling adalah tidak panik.

3. Kaki Katak 

Berfungsi untuk membantu mengayuh. Menambah daya dorong ketika berenang. Tanpa kaki katak pun, sebenarnya snorkeling masih tetap dapat dinikmati. Tidak perlu memaksakan harus ada kaki katak.

Semua peserta snorkeling, diberi pelatihan singkat terlebih dahulu bagaimana cara menggunakan snorkel dan bernafas menggunakan snorkel. Jadi, yang pemula tidak perlu khawatir ya. 

Pulau Payung, Here We Come!

Dari kejauhan mulai tampak tanda-tanda daratan. 

"Itu pulaunya?" tunjuk Naylal, suaranya hilang lenyap disapu angin laut dan berisiknya motor dari perahu. 

Kanan, kiri, depan dan belakang kami, masih ada perahu lainnya yang mengangkut para snorkeler. Rupanya wisata Pulau Tidung banyak peminatnya. Tidak seperti halnya kami yang hanya sekitar 15 orang, perahu lain terlihat penuh sesak dengan rombongan besar. 

traveling wisata laut
Snorkeling Activity

Saking banyaknya pengunjung yang datang, area snorkeling Pulau Payung pun menjadi ramai penuh gegap gempita dengan teriakan dan tawa. Ada yang teriak kesenangan ada juga yang ketakutan..., mungkin pengalaman pertamanya bersnorkeling. 

Perahu mulai melambat dan mencari area yang masih kosong. Sudah mulai tak sabar untuk segera melompat ke dalam air laut. Beberapa orang langsung menceburkan dirinya. 

Naylal dan Aisya pun tergoda untuk ikut nyempung. Setelah mencoba mengakali pelampung, dengan mengikatnya ke kaki mereka dan yakin tidak akan lolos dari pelampung, mereka berdua pun di terjunkan. 


Naylal asyik sendiri, karena dia sudah bisa berenang. Sedangkan Aisya, adiknya, sedikit panik, sehingga harus berpegangan terus sama ayahnya. Ini pengalaman pertama mereka melakukan snorkeling. 

"Ibu!" teriak Naylal, mukanya muncul dari permukaan air, mengerak-gerakan kakiknya, "asyik lho! Ikannya berwarna-warni!" 

Aku melambai dari dalam perahu, "kasih roti Ka, biar ikannya bergerombol!" teriakku. Sedikit ragu-ragu, Naylal mengambil sepotong kecil roti dari plastik dan langsung ikan-ikan bergerombol mendekati sekeliling tangannya. 

"Geli tahu Bu! Ikannya kena kaki!" seru Aisya, raut exciting terpancar di wajahnya yang tertutup snorkel lebar. Hati membuncah senang, melihat anak-anak menikmati pengalaman pertama mereka dengan penuh keceriaan dengan wajah penuh ketakjuban akan ciptaan Ilahi. 

traveling wisata laut
Istirahat Setelah Snorkeling
Menurut Bapak Pemandu, spot di Pulau Payung adalah yang paling bagus terdekat dari Pulau Tidung. 

"Sayang ya, banyak terumbu karang yang mati," kata bos ayah, begitu naik kembali ke atas perahu, setelah cukup puas bersnorkeling. 

"Kelihatannya ya Pak?" tanyaku penasaran, "bagaimana membedakan terumbu karang yang hidup dan mati?" 

"Terlihat," jelas bos ayah lagi, "jenis ikan yang adapun bisa dihitung dengan jari. Paling tadi hanya ada sekitar 4 spesies." 

"Iya Pak," bapak pemandu menimpali, "perlu penjelasan terus menerus ke masyarakat. Di sekitar Tidung Kecil juga ada penanaman terumbu karang dari pemerintah. Tapi terkadang, sembarangan buang jangkar perahu, jadi terumbu karang yang baru tumbuh, rusak lagi. Tapi sekarang sudah agak mending, berkat kerjasama masyarakat dan petugas." 

Apa itu Terumbu Karang?

Hayo? Ada yang belum tahu terumbu karang? Kira-kira itu mahluk hidup atau benda mati? Kalau mahluk hidup, hewan atau tumbuhan? 

Jangan salah ya, terumbu karang bukan tergolong tumbuhan, tetapi termasuk dalam kelompok hewan. Jadi terumbu adalah endapan kapur yang merupakan hasil metabolisme ribuan hewan karang. Dalam sebongkah batu terumbu, terdapat ribuan hewan karang yang disebut polip. Polip ini termasuk mikroorganisme yang berbentuk sangat kecil atau renik.

Terumbu karang berwarna-warni. Kenapa bisa berwarna? Hewan karang bersimbiosis dengan alga (zooxanthellae). Alga-alga ini yang memberikan nuansa warna yang berbeda pada karang. 

Manfaat Terumbu Karang

Sudah tahu dong, kalau Indonesia itu merupakan negara bahari, dengan sumber kekayaan laut yang cukup besar. Sumber terumbu karang yang terbesar di dunia katanya ada di Indonesia lho. Sekitar 16%-18% terumbu karang dunia. Kenapa banyak di temukan di Indonesia? Karena Indonesia merupakan negara tropis, dengan suhu perairan hangat yang dapat menyokong kehidupan terumbu karang dengan baik. Terumbu karang ini dapat tumbuh optimal pada suku 21o - 29o celcius.

Terumbu karang banyak di temukan di daerah Indonesia bagian tengah, seperti di Bali, Lombok, Sulawesi, juga Papua.

Nah, terumbu karang itu sebetulnya berguna untuk apa? Kenapa kerusakan terumbu karang menjadi pusat perhatian? 

Terumbu karang berfungsi sebagai tempat hidup ikan yang tentunya diperlukan oleh manusia sebagai bahan pangan. Terumbu karang juga dapat menahan dan memecah gelombang air laut sehingga mencegah erosi pantai yang dikenal dengan nama abrasi. Di sini juga diperkirakan terdapat bahan-bahan kimia yang dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan, walaupun masih dalam tahap penelitian. 

Selain manfaat seperti di atas, tidak dapat kita pungkiri, bahwa terumbu karang merupakan potensi untuk wisata bahari. Keindahan terumbu karang akan banyak mengundang wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang. Sehingga dengan demikian, secara tidak langsung akan menggerakan perekonomian daerah sekitarnya.

Tetapi, ketika area terumbu karang ini terbuka ke dunia luar, mau tidak mau akan ada dampak negatif juga, yaitu rusaknya terumbu karang.

Bagaimana Terumbu Karang Rusak? 

Penyelam pemula ternyata merupakan salah satu penyebab rusaknya terumbu karang lho. Apa karena belum bisa menyelam? 


Bukan itu penyebabnya. Ternyata, terumbu karang bisa rusak walaupun kita hanya menyentuhnya. Mungkin para pemula, banyak yang belum tahu bahwa sentuhan kecil pun dapat menyebabkan kematian terumbu karang. Terumbu karang sangat sensitif terhadap sentuhan. Membuang jangkar kapal di area terumbu karang juga dapat merusaknya.

Selain itu prilaku membuang sampah sembarangan ke perairan laut juga ikut andil terhadap kerusakan terumbu karang. Belum lagi aktivitas penangkapan ikan dengan cara yang merusak lingkungan seperti penggunaan bahan kimia, dinamit, dan lainnya. 

Hmm...selain berwisata, ternyata kita juga bisa mendapat pelajaran yak. Hmmm...ini yang dinamakan sekali menyelam, dua, tiga pulau terlampaui.

Bersepeda di Pulau Tidung 

Selain menikmati indahnya terumbu karang Pulau Payung, kita juga dapat menikmati aktivitas bersepeda berkeliling Pulau Tidung. 

Bersepeda di Pulau Tidung harus berhati-hati, kalau tidak ingin badan babak belur. Nantikan ceritanya di postingan berikutnya, dari babak belur sampai kehilangan sepeda.

4 comments:

  1. Parah ini seru banget loh catatan perjalanannya. Jadi kangen pulau tidung.

    Udah pernah ke pulau Maratua? coba cek d blog aku deh Komen juga sekalian yak bit.ly/1I2DVrr
    TQ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum. Maratua di mana? Okeh tak liat blog y...jd penasaran sama Maratua.

      Delete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. bagus sekali info yang di sampaikan
    oleh agan terimakasih

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkomentar. Silahkan tinggalkan jejak, ya.

Follow my media social for any update of articles
Twitter: @mandalagiri_ID
Instagram: mandalagiri_ID

 

About Me

My Photo

Travel - Eat - Write
"Learn from yesterday, life for today, hope for tomorrow. The important thing is to not stop questioning - Albert Einstein"

Facebook | Levina.Mandalagiri
Twitter | @mandalagiri_ID
Instagram | mandalagiri_ID

Followers

Google+ Followers

Warung Blogger

Hijab Blogger

Kumpulan Emak Blogger

IDCorner

ID Corners

Fun Blogging

Fun Blogging

Blogger Perempuan Network

Blogger Perempuan