Air Asia Check-In Counter Sampai e-Boarding Pass

Malam masih menyelimuti sang surya, fajar pun belum menyingsing. Udara subuh yang dingin tidak menyurutkan langkah para traveler. Petugas di depan pintu masuk memeriksa tiket yang kita pegang. Antrian masih sangat lengang. Tidak banyak memang yang mengejar penerbangan pertama, tak heran jika harga tiketnya terkadang lebih murah. 
airasia check in
Suasana Terminal-3 Pagi Hari

Lolos dari antrian petugas di pintu masuk, saatnya tas dan barang bawaan melintasi area scanning. Semua barang bawaan diletakkan diatas roller besi. 

"Kantong plastiknya ditaruh juga di sana!" Perintah petugas sambil memberikan isyarat untuk mundur dari pintu pindai kepada seorang ibu di depanku yang menenteng tas plastik kecil yang sepertinya berisi makanan kecil. 


Semua barang yang lebih kecil sekalipun harus tetap melalui mesin pindai, ditaruh di dalam wadah plastik yang disediakan sebelum diletakkan di atas roller besi. Mesin roller berputar membawa tas dan barang lainnya menuju kotak pindai. 

Hall masih sepi, counter check ini pun hanya satu dua yang sudah buka. Di ujung ruangan terlihat mesin berputar. Apa itu? Oh, rupanya jasa wrap up koper. Jika menginginkan, koper kita bisa di lilit menggunakan plastic wrap. 

"Ibu! Itu kan yang mesin buat check-in ya?" Azka berjalan cepat menuju deretan mesin berbentuk kotak seperti mesin atm di Terminal-3 Bandara Soekarno Hatta. Terlihat dari kejauhan mesin-mesin tersebut didominasi warna merah khas Air Asia. 

Dipaksa Self Check-In  

Airasia Check In
Kiosk Self Check In
Ingat mesin ini ingat Bali, saat pertama kalinya mencetak boarding pass menggunakan mesin self check-in ini gara-gara tidak ada koneksi internet. 

Ceritanya kami memutuskan pulang menggunakan Air Asia, melenceng dari rencana awal pulang melalui jalur darat: Bali - Surabaya - Malang - Jakarta - Cilegon. Keputusan ini diambil mempertimbangkan kesehatan si Ayah yang mulai masuk angin. Jadilah dadakan mencari tiket Air Asia. 

Karena buru-buru, saat website check-in, entahlah lupa kirim ke email atau tidak ada printer untuk print out atau aku coba pakai barcode yang bisa dikirim lewat sms, yang ternyata tidak sampai di smartphoneku. Yang pasti sih, aku ingat betul, seharian itu sambil jalan-jalan, mata setajam burung elang, mengawasi siapa tahu ada warung internet di Bali untuk dan print out boarding pass. Tapi seharian itu, ngga nemu satupun warnet di sana. Tanya supir sewaan pun tidak mengerti dia dimana ada warnet. Akhirnya nekat ke bandara Ngurah Ray tanpa hardcopy ticket. Pikirku kalau petugas di depan pintu nanyain tiketnya kan bisa ditunjukin email nomor referensi booking dari Air Asia. 

Sampai di depan pintu masuk terminal keberangkatan, terlihat banyak turis yang hanya menunjukkan handphone-nya ke petugas. Ah, bisa ternyata. Pikirku, hati menjadi sedikit lega. Pas di depan petugas, aku tunjukin email di handphone-ku dengan pe-de. 

"Ini Pak, saya sudah pesan tiket Air Asia, untuk 6 orang." Si petugas melihat handphone. 

"Maaf Bu, silahkan Ibu menghubungi counter Air Asia dulu di pojok sana," tunjuk si Bapak ke arah pojok yang terpisah, berada di samping gedung terminal keberangkatan. 

Lho? Kok ngga bisa masuk yak? Lah tadi yang ditunjukin sama turis-turis lain itu apa? Kok mereka bisa masuk? 

Entahlah. Walaupun bingung, akhirnya aku pun menuju counter informasi Air Asia. Untungnya si Mas dan si Mbaknya ramah banget. Mereka mau memprintkan booking tiketnya (itinerary), sedangkan untuk boarding pas bisa di cetak di dalam, mereka tidak bisa bantu untuk cetak boarding pass. Ngga apa-apalah yang penting bisa masuk bandara dulu :) 

Nah, pas masuk ini ada terlihat mesin self check-in Air Asia. Timbul deh rasa penasaran dan iseng mencoba mesin self check-in ini. Awalnya celingukan dulu, kanan kiri, ngintip siapa tahu ada yang sudah terbiasa self check-in. Duh, gaptek amat yak. Nanya ke bapak petugas yang mondar-mandir di situ, doi juga kagak bisa bantu banyak. Hanya nyuruh: dicoba-coba aja Mbak. 

Akhirnya nekad deh pijit tombol itu si mesin "ATM" Air Asia. Oh, ternyata langkah demi langkahnya jelas, hanya sempat bingung scanning ticketnya disebelah mana. Tapi akhirnya keluar juga tuh si Boarding Pass. 

Self Check-In Air Asia 

Nah, buat yang masih gaptek cara self check-in seperti aku, ini dia step by step-nya. 

Langkah-1, pilih check-in atau print boarding pass. Kalau yang sudah web check-in tapi belum print boarding pass, pilih tombol print boarding pass. 

Langkah-2, masukan 6 digit nomor reference booking atau scan barcode yang tercetak pada itinerary. Tunggu mesin memproses data dan keluarlah daftar nama-nama yang akan check-in atau print boarding pass. 

Langkah-3, centang nama-nama tersebut dan klik continue (lanjut). Pastikan data informasi betul sebelum menekan tombol print boarding pass. 

Tada! Keluar deh boarding pass kita. 

By the way, sebetulnya ada berapa macam cara check-in di Air Asia sih? Buat yang penasaran, simak metode-metode check-in Air Asia ini ya. 

Macam-Macam Metode Check-In Air Asia 

1. Counter Check-In 

Airasia Check In
Deretan Kiosk Self Check Air Asia
Counter check-in dinamankan juga manual check. Jadi, kita datang ke bandara dengan membawa barang bawaan kita dan booking ticket menuju counter check in Air Asia. Tunjukan booking tiket, dan petugas akan mencetak boarding pass. 

Cara check-in manual ini, menurut informasi akan dikenakan biaya sekitar Rp 30.000 per orang. Ya, Air Asia mendorong untuk melakukan self check-in untuk menghindari antrian di counter. 

Masuk akal sih jika manual check-in dikenakan biaya. Seperti kita tahu bahwa low cost carrier tentunya akan memangkas biaya-biaya administrasi yang kurang efisien. Perusahaan penerbangan tentunya harus membuka beberapa counter untuk menghindari antrian. Untuk counter ini, sudah pasti perusahaan penerbangan harus menyisihkan untuk biaya pegawai. Nah, jika penumpang didorong untuk melakukan self check-in, dengan sendirinya tidak memerlukan banyak counter manual, artinya bisa cost cutting juga. 

2. Self Check-In 

Dari sisi penumpang, paling sebal juga kalau harus antri panjang. Belum lagi untuk antisipasi antrian panjang, penumpang harus datang jauh lebih awal di bandara. Kebayang kalau jalanan macet dan lainnya. Rasanya pasti selalu terburu-buru datang ke bandara. Tapi dengan adanya self check-in, kita tidak mesti terburu-buru ataupun datang jauh lebih awal. Dengan self check-in kita juga terhindar dari antrian panjang dan biaya tambahan. 

Self check-in Air Asia sendiri ada beberapa cara, yaitu: 

a. Web Check-In 

Web check-in dapat dilakukan 14 hari sampai 1 jam sebelum jam keberangkatan untuk penerbangan domestik, sedangkan untuk penerbangan internasional 14 hari sampai 4 jam sebelum jam keberangkatan. 

Web check-in hanya berlaku untuk perorangan atau group yang kurang dari 50 orang. Tidak berlaku untuk: 
1) ibu hamil 
2) penumpang yang bepergian dengan bayi 
3) penumpang yang mempunyai keterbatasan 
4) penumpang di bawah 16 tahun yang bepergian sendiri 
5) penumpang dalam kondisi sakit 

Cara melakukan web check-in mudah, tinggal masuk ke website Air Asia, cari menu web check-in, dan ikuti langkah-langkahnya. Seperti memasukan nomor booking, memilih penumpang yang akan check-in, memilih kursi, dan lainnya. Setelah selesai nanti boarding pass akan dikirim melalui email file pdf atau kita bisa memilih 2D barcode yang dikirim lewat handphone atau email. 

Boarding pass dari file pdf dapat kita print dari rumah dan dibawa ke bandara. Jika kita tidak memiliki printer, kita bisa scan 2D barcode di bandara untuk printing boarding pass. 

Untuk lebih jelas bisa dilihat di video web check-in Air Asia - (Video) 






b. Kiosk Check-In 

Kiosk self check-in adalah check-in dengan memanfaatkan fasilitas mesin self check-in (kiosk) di bandara. Bentuknya seperti mesin ATM yang telah dijelaskan di atas. 

Untuk lebih jelas mengenai kiosk check-ini, bisa dilihat pada link video ini. 




   


Mobile check-in dilakukan melalui aplikasi mobile Air Asia atau melalui browser di handphone kita. Ikuti langkah-langkahnya, dan notifikasi dan barcode 2D akan dikirim melalui sms. Setelah itu kita bisa print boarding pass saat di bandara melalui kiosk mesin. 

Detail mobile check-in bisa di check pada link video berikut. 

    


d. e-boarding pass 

Layanan ini merupakan innovasi terbaru yang diluncurkan maskapai penerbangan Air Asia pada bulan Mei 2015. 

Para penumpang yang telah menginstall aplikasi mobile Air Asia di smartphone-nya bisa check-in menggunakan aplikasi ini dan secara automatis akan menerima e-boarding pass melalui smartphonenya. 

Penumpang tanpa bagasi dapat langsung membawa e-boarding pass ini dan tunjukkan di boarding gate, petugas akan melakukan verifikasi identitas dan melakukan scan barcode dari smartphone kita. Penumpang diminta untuk menunjukan e-boardingnya kepada kru kabin pesawat saat mau masuk ke dalam pesawat. 

Bye printer! Dengan e-boarding pass tidak perlu lagi hardcopy. Environmental friendly world, paperless. 

E-boarding pass saat ini baru ada untuk penerbangan domestik Air Asia dari bandara Soekarno Hatta, tidak berlaku bagi lebih dari satu penumpang dalam satu nomor booking dan hanya berlaku bagi penumpang yang check-in melalui mobile application yang terinstal di smartphone. 

Begitulah serba-serbi check-in Air Asia, dari mulai counter check-in sampai dengan e-boarding pass. Ok guys and girls, happy check-in ya...

72 comments:

  1. Mbak...klo check in dimesin "ATM" airasia ..apa sdh tercantum nomor gatenya..trus apa perlu ngelapor lg ke counter tq wasalam

    ReplyDelete
  2. Mbak...klo check in dimesin "ATM" airasia ..apa sdh tercantum nomor gatenya..trus apa perlu ngelapor lg ke counter tq wasalam

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya lupa ada ngga nya. seinget saya sewaktu di ngurah rai saya mantengin layar yang ada jadwal penerbangan plus kode penerbangan itu untuk nyari gatenya.

      Delete
  3. Setelah dapat boarding pass di kiosk check in apakah boarding pass'nya harus dicap di konter air asia??terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. a di Ngurah Ray sih langsung, ngga pake cap lagi di counter air asia lagi. Langsung naik ke atas setelah kiosk check in. Paling di atas di verifikasi sebelum msk ruang tunggu. Waktu itu penerbangannya domestik Denpasar - Bali.

      Delete
    2. Di boarding pass'nya tertulis gate zona berapa'nya gak??lau ga salah diterminal 3 tu zona ya??soalnya belum pernah keberangkatan dari terminal 3 seringnya kedatangan,,maaf banyak tanya

      Delete
    3. keberangkatan dari terminal 3 soeta? air asia biasanya terminal 3. Terminal 3 gampang kok. pintu masuk langsung ada pemindai, di sebrang depannya langsung counter2 penerbangan. ada kiosk check in depan counter air asia. kalau udah check in web ngga ada bagasi bisa langsung belok kiri dari pintu masuk, trus ke kanan, ada eskalator..naik ke atas. nanti di dalam sebelum masuk ruang tunggu ada 2 jalur domestik sama internasional. Kalo gate y sih ngga ditulis. kyk y cuma satu pintu keluar, brp kali dr terminal 3, menuruni tangga ke luar gedung, trus ada mobil pengangkut gitu. Terminal 3, keberangkatan di lantai atas, kedatangan di lantai bawah.

      iya mbak, ngga apa2.

      Delete
    4. Iya mbak bandara soeta,,berarti disana pengecekan barang 2 kali??pas pintu masuk ma sebelum diruang tunggu??soalnya saya belum pernah naik dari soeta cuman dr jogja ke jakarta,,lau dijogja pengecekan barang cuman sekali pas mo diruang tunggu,,lau gate'nya ga tertulis terus mo nunggu dizona berapa aja bisa donk mbak??
      Kiosk self check in diluar sebelum pintu masuk ada ga ya mbak??
      Maaf banyak tanya biar ga kelihatan katrok bgt soalnya terminal 3 gede dr pd adisucipto
      Terimakasih atas fast responnya

      Delete
    5. Iya mbak bandara soeta,,berarti disana pengecekan barang 2 kali??pas pintu masuk ma sebelum diruang tunggu??soalnya saya belum pernah naik dari soeta cuman dr jogja ke jakarta,,lau dijogja pengecekan barang cuman sekali pas mo diruang tunggu,,lau gate'nya ga tertulis terus mo nunggu dizona berapa aja bisa donk mbak??
      Kiosk self check in diluar sebelum pintu masuk ada ga ya mbak??
      Maaf banyak tanya biar ga kelihatan katrok bgt soalnya terminal 3 gede dr pd adisucipto
      Terimakasih atas fast responnya

      Delete
    6. Terminal 3 kyk y terpisah dari terminal 1 dan 2. Terminal 1 dan 2 memang ada 3 sub terminal lagi msg2. 1A, 1B, 1C untuk domestik dan 2D, 2E untuk internasional 2F domestik. Terminal 3 klo ga salah Air Asia sama Lion. Kalo pengalaman kmrn2 nyoba penerbangan domestik dan internasional lwt terminal 3, pintu masuk scanning barang dan lwt pintu scanning (lantai dasar). Trus belok kiri, lurus, nanti ada eskalator disebelah kanan. Boarding area naik ke lantai 1. Setelah naik, lurus terus ada toko2 segala macam, nanti ada 2 jalur masuk. jalur domestik sama internasional. untuk internasional check kelengkapan dokumen, sama scanning barang yg kita bawa (bagasi harus ke counter check in). biasanya air disuruh dihabisin atau dibuang. klo domestik waktu itu sih hanya verifikasi tiket sama bayar pajak bandara (dulu masih terpisah pajak bandaranya dr tiket).

      Habis itu kita masuk ke dalam ruang tunggu. Ruang tunggunya nyatu. 1 ruangan besar. Duduk boleh di mana saja. Saya sih waktu itu ngikutin panggilan informasi saja. Hehe. Ruang tunggu domestik dan internasional terpisah. Saya lupa waktu domestik kalo ngga salah ada nomor2 gitu di pintu y, itu juga saya nunggu informasi panggilan saja. Kalau ngga salah perkiraan sih, layout terminal 3 mirip huruf L (lantai dasar) untuk check in, meeting point dan kedatangan, trus lantai 1 nya bangunan lurus aja.

      Untuk kiosk check in y yg inget cuma di deket counter air asia terus sebelah kanan sebelum naik tangga. Di luar saya lupa ada atau ngga.

      Delete
  4. Terminal 3 kyk y terpisah dari terminal 1 dan 2. Terminal 1 dan 2 memang ada 3 sub terminal lagi msg2. 1A, 1B, 1C untuk domestik dan 2D, 2E untuk internasional 2F domestik. Terminal 3 klo ga salah Air Asia sama Lion. Kalo pengalaman kmrn2 nyoba penerbangan domestik dan internasional lwt terminal 3, pintu masuk scanning barang dan lwt pintu scanning (lantai dasar). Trus belok kiri, lurus, nanti ada eskalator disebelah kanan. Boarding area naik ke lantai 1. Setelah naik, lurus terus ada toko2 segala macam, nanti ada 2 jalur masuk. jalur domestik sama internasional. untuk internasional check kelengkapan dokumen, sama scanning barang yg kita bawa (bagasi harus ke counter check in). biasanya air disuruh dihabisin atau dibuang. klo domestik waktu itu sih hanya verifikasi tiket sama bayar pajak bandara (dulu masih terpisah pajak bandaranya dr tiket).

    Habis itu kita masuk ke dalam ruang tunggu. Ruang tunggunya nyatu. 1 ruangan besar. Duduk boleh di mana saja. Saya sih waktu itu ngikutin panggilan informasi saja. Hehe. Ruang tunggu domestik dan internasional terpisah. Saya lupa waktu domestik kalo ngga salah ada nomor2 gitu di pintu y, itu juga saya nunggu informasi panggilan saja. Kalau ngga salah perkiraan sih, layout terminal 3 mirip huruf L (lantai dasar) untuk check in, meeting point dan kedatangan, trus lantai 1 nya bangunan lurus aja.

    Untuk kiosk check in y yg inget cuma di deket counter air asia terus sebelah kanan sebelum naik tangga. Di luar saya lupa ada atau ngga.

    ReplyDelete
  5. informatif sekali
    terima kasih, sukses selalu

    ReplyDelete
  6. Airasia tempat duduknya acak atau bisa jejeran mbak waktu itu??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena bawa anak-anak, saya ngga berani gambling, jadi sudah pilih di awal saat booked untuk nomor kursinya. Jadinya berurut sesuai dengan yang kita pilih. Biasanya sih ada tambahan biaya untuk pemilihan kursi. Harga tergantung posisi kursi yang kita pilih. Kalau ngga salah yang paling depan sama tengah yang areanya lebih lebar harganya lebih dibanding yang standard.

      Delete
  7. mba kalo kita print sendiri di rumah, itu ada kertas khusus dan printer tertentu ga, atau kertas biasa saja, trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di print di kertas biasa Mbak, yg HVS atau A4 itu, kertas putih, ngga mesti print di kertas khusus. Aku sih biasanya di kertas A4.

      Delete
    2. oh gitu ya mba, mkasih mba infonya,

      Delete
  8. Replies
    1. Skripsinya tentang check in air asia? Waaah kereeen.
      Ambil datanya survey atau direct data dari AA?

      Delete
  9. kalo antri di counter langsung ada biaya tambahan untuk pemilihan kursi ya mba,,??
    sebab baru kali ini saya berangkat naik air asia biasanya sudah diatur sm orang tua jadi tinggal duduk,, kl skg jadi bingung pemilihankursinya bisa saat check in di counter dan langsung bayar atau gimana ya mba,, kmrin beli ticket air asia blm pilih tmpat duduk soalnya,, mohon infonya.. terimakasih banyak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya belum pernah lagi. Biasanya sudah pilih duluan saat beli online. Soalnya bareng anak2 takutnya kececer terpisah pisah duduknya. Dulu sih kalo ngga pilih biasanya terserah dikasihnya saat check in, ga bayar lagi klo ga salah. Dulu pernah udah lama banget pas bareng teman, check in counter. Ngga bayar lagi. Maaf kalau jawabannya dirasa kurang....

      Delete
  10. Mba, kalau udah web check ini gak perlu ke counter check in di bandara kan? Saya baru pertama kali naik air asia soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kalau udah web check in ngga mesti ke counter dulu. Saya sebelumnya di terminal 3 Soetta langsung naik ke lantai 2 ngga ke counter check in lagi.

      Delete
  11. malam mba, saya mau ikutan nanya nih :D
    saya udah melakukan web check in, saya juga udah print boarding pass nya, terus nanti saya tinggal bawa boarding pass yg udah saya print itu? apa tetap harus bawa ticket yg ada nama sama nomer bookingnya??
    thanks mba :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebetulnya sih tinggal bawa boarding pass nya saja cukup. Terus masuk ke ruang keberangkatan. Sebagai gambaran, kalau di bandara sukarno hatta terminal 2, pas masuk biasanya sih diminta lihatin aja, trus kita langsung masuk gedung, scanning barang, trus menuju lantai 2 keberangkatan. Boarding pass kan udah ada namanya juga kan?

      Kalau masih ragu-ragu, nomor bookingan kan kalau diminta bisa dilihatin emailnya. Tapi harusnya ngga sih, kecuali kalau mau counter check in yak. Maksudnya kita bawa lembaran booking itu trus kita datangi counter air asianya. Atau jika kita mau kiosk check in, lembaran itu diminta diperlihatkan saat kita memasuki gedung terminal, kalau ngga, tidak bisa masuk. Waktu itu saya pernah soalnya.

      Delete
  12. Mau tanya, untuk web checkin apakah memungkinkan jika kita beli bagasi? Kapan bagasi kita di masukkan ke pesawat kalau sebelumnya sudah web checkin? Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Web check in bisa kok ada bagasi. Tapi bedanya kalau ada bagasi berarti kita tetep ke counter buat timbang dan masukin bagasi. Jadi web check in tetep bisa sebelumnya. Kemudian saat datang ke bandara menuju counter check in untuk timbang koper dan masukin bagasi. Tapi ngga antri lagi. biasanya prioritas. Nah kalo ngga bawa bagasi alias bawa barang bawaan yg di allow masuk cabin, bisa langsung melenggang ke gerbang keberangkatan.

      Semoga membantu ya jawabannya.

      Delete
  13. Mba. Kalo sudah melakukan web check in harus ke counter check in lagi ngga kalo bawa barang buat ke bagasi ?? Terus kalo di e boarding pass belum ada gate no nya tuh. Qta bisa tau gate no nya darimana ? Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau bawa bagasi, tetep ke counter check in buat timbang koper dan masukin ke bagasi, cuma ngga atri kalo udah web check in kt y. Kalau yang cuma bawa koper kecil muat di kabin sih bisa langsung. Saya biasanya bepergian tanpa bagasi. Ribet soalnya. Kecuali mungkin kalau staynya agak lama yak.

      Gate nomornya biasanya sih ada di display bandara yang di tv2 itu. Tapi kadang ada yg sdh di cantumin ada juga yg blm. Kalau di terminal 3 Soetta pengalaman yg udah - udah saya juga ga ada gate numbernya. tp gampang kok tinggak ke antrian imigrasi nunggu di ruang tunggu nanti juga ada panggilan gate yg harus dituju untuk no pesawatnya. Kalau ngga bisa tanya CS y disana.

      Semoga jawabannya bisa membantu.

      Delete
  14. mba klo bawa ransel 35 liter bisa masuk kabin ga ya? thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tas ransel ukuran 35 liter, kalo isinya ngga sampe 7 kg bisa masuk kabin hihi. Yang saya baca papan board di gate sih tertulis maksimum 7kg. Kadang ada tulisan ukuran dimensinya sih. Cuma saya ambil patokan 7 kg. Biasanya saya bawa koper geret kecil sama tas pundak/gendong sih bisa. Oya 7 kg itu ukuran untuk kelas ekonomi yak. Kalau bisnis beda lagi. kalo ngga salah jet star bisa 14 kg untuk kelas bisnis. Ransel ukuran 35 Liter harusnya sih bisa yak masuk kabin, dengan catatan beratnya sesuai.

      Kadang ada sih yg nyoba keberuntungan bawa yg 60 Liter pun bisa masuk dengan tips n triks. Tapi kalau saya sih lebih suka taat prosedur...hahaha. Konservatif banget yak saya. Pertimbangan saya sih, kalau saya bawaannya berat melebihi yang seharusnya masuk kabin, lebih baik tercatat jumlahnya dan di bagasi sesuai aturannya. Karena dengan berat tercatat si pilot bisa memperkirakan berapa bahan bakar untuk sampe tujuan. Lah kalau ternyata timbangan jauh lebih dari perkiraan supir kan berabe secara ngga ada spbu udara. Hahaha.

      Semoga membantu yaak. Have nice traveling.

      Delete
  15. Air Asia memang ekspedisi penerbangan yang sangat bagus..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mbak/Mas, terima kasih sudah mampir

      Delete
  16. Salam kenal, trims artikelnya menambah wawasan saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga. Terima kasih. Mudah-mudahan bisa membantu informasinya :)

      Delete
  17. Mb saya baru pertama beli tiket pesawat jadi saya belum paham,mw tanya mbg lw boarding past it apa yaaa...
    Saya Boking tiket melalui online

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai. Kalau baru beli tiket pesawat biasanya dapat booking ticketnya. Trus beberapa saat sebelum hari keberangkatan kita harus "menukar booking ticket" tersebut dengan boarding pass. Boarding pass ini sebagai tanda masuk ke dalam pesawat untuk penerbangan tertentu. Tanda masuk ini tertulis nama penumpang, pesawat, tujuan, departure & arrival time, gate no.

      Untuk mendapatkan boarding pass, kita harus check in ke maskapai penerbangannya. Metodenya bisa macam-macam. Kalau di Air Asia ada beberapa cara check ini. Bisa lewat online, trus boarding pass y kita print. Bisa lewat counter dan kiosk check in di bandara, tapi booking tiketnya dibawa juga sebagai tanda masuk ke terminal bandara.

      Semoga bisa membantu.

      Delete
  18. Mbak mau tanya, kalau sudah web check in, saat di bandara itu kita bisa masukin barang bawaan ke bagasi atau tidak? Atau memang web check in itu diberlakukan untuk penumpang tanpa bagasi? Terimakasih Mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa bawa bagasi. Web check in kalau bawa bagasi, tetep sih ke counter buat nyerahin bagasinya untuk ditimbang dan dimasukkan, cuma lebih cepat sih seharusnya untuk prosesnya.

      Delete
  19. Mba mau tanya saya kan baru pertama kali naek pesawat kebetulan pake maskapai airasia,mba tolong kasih tau step by stepnya dong dr masuk bandara tu gmn caranya bawa apa trus klo q udh web cek in sendiri atau ke counter trus step berikutnya kemana sampe pada akhirnya bisa masuk ke pesawat.terimakasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf, telat bales.
      Dulu kalo di Soekarno Hatta masih di terminal 3, tapi sekarang sejak direnovasi atau malah mungkin sudah selesai renovasi terminal 3 menjadi terminal 3 ultimate, Air Asia sepertinya sudah tidak di terminal 3 lagi.

      Biasanya yang saya bawa kalau belum check in (web) saya datang membawa print bookingan y, jika sudah web check in ya saya bawa print boarding pass y. Nanti saat di pintu masuk, suka diperiksa itu print-an tersebut.

      Saat masuk, biasanya ada scanning. Semua bawaan kita dimasukkan ke mesin scanning, kita lewat disampingnya, ada semacam scanning juga.

      Setelah itu, jika sudah web check in tapi ngga bawa bagasi bisa langsung ke area keberangkatan. Tapi kalau bawa bagasi tetep ke counter AA. Jika belum check in bisa check in counter atau check in kiosk.

      Setelah selesai baru ke area keberangkatan, kalau domestik, saya lupa, kayaknya sih ga di check lagi langsung ke ruang keberangkatan, paling nunjukkin boarding pass y aja untuk masuk ruangan. Setelah itu nunggu di ruang tunggu keberangkatan, nanti ada panggilan nomor pesawat beserta tujuannya. tinggal ikuti perintahnya. Biasanya ada yang ngarahin, ada bis yang membawa kita ke pesawat. nanti tinggal masuk pesawat, trus cari deh nomor duduk kita.

      Kalau penerbangan internasional, nanti check imigrasi dulu. Siapin boarding pass dan passport. Setelah dicheck, nanti ada scanning lagi. Masukkan bawaan kita ke scanning tsb. Termasuk jam tangan, logam, ikat pinggang. Nah di sini biasanya air minum ga boleh dibawa, atau cairan yg melebihi aturan.

      Setelah beres, masuk ruang tunggu, sama seperti di atas, tinggal nunggu panggilan.

      Delete
    2. Oya, biasanya sih panggilan naik pesawat atau panggilan boarding, ngga jauh2 dari jadwal yang tertera di boarding pass, kecuali memang ada delay. Jadi siap-siap dipasang kupingnya..hehe. Kalau delay biasanya disampaikan juga.

      Delete
  20. mba..., klo bawa bayi bs self check in, or gmn bagus@ mba? tq..

    ReplyDelete
  21. mba..., klo bawa bayi bs self check in, or gmn bagus@ mba? tq..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bawa bayi sepertinya harus counter check in Mbak, ngga bisa self check in. Ini, daftar yang tidak bisa untuk web check in (self check in)

      1) ibu hamil
      2) penumpang yang bepergian dengan bayi
      3) penumpang yang mempunyai keterbatasan
      4) penumpang di bawah 16 tahun yang bepergian sendiri
      5) penumpang dalam kondisi sakit

      Semoga bisa membantu ya Mbak, jawabannya.

      Delete
  22. Mbak,saya juga ada rencana terbang pertama dari Bali ke Yogyakarta....
    ,jadi kalau misal kita pesan tiket online,trus check in juga online,nah nanti pas di bandara kita ke counter informasi air asia lagi utk cetak itinerary? Setelah dpt itinerary nya,trus selanjutnya kita kemana?

    Oiyaa,,trus satu lagi,maksud tulisan mbak yg bilang "mereka tidak bisa bantu untuk cetak boarding pass. " itu gimana yaa?
    Mohon di jelaskan yaa mbak... maaf merepotkan :D
    Terimakasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sudah check in online mah kan pasti nanti ada boarding pass yg dikirim lwt email yak. Tinggal diprint dan dibawa ga mesti ke counter check in lagi kecuali untuk penumpang yg dipersyaratkan hrs ke counter check in, spt yg bawa balita, bagasi, dll.

      Waktu saya itu, beli tiket ga terencana, trus check in online, cuma saya lupa pilih opsi untuk print atau kirim pdf ke email. Tadinya mau print booking tiketnya untuk bisa masuk bandara. Tapi ngga nemu, begonya saya ngga nanya lagi ke hotel py fasilitas print ga.. jadi saya hanya bekal booking tiket yg ada di email saat ke bandara. Jadi sama petugas diminta ke bagian informasi air asia dulu untuk diprintkan booking tiketnya untuk masuk dan check in.

      Ngga merepotkan kok. Senang jika bisa bantu..

      Delete
    2. Satu lagi,mohon dijawab yaa mbak.... Saya kan jadwal penerbangannya pagi jam 7. Nah kalo saya datengnya sejak dr malam,bisa ga yaa? Maksudnya biar gausah nginep di hotel,jd nginepnya di bandara.... soalnya backpackeran...

      Delete
    3. Dari Bali yak? Waktu itu sih di bandara Ngurah Rai tempatnya sih enak buat nunggu. Bisa tiduran juga.

      Saya sih belum pernah. Dulu, suami pernah sama anak yg gede backpack ke Bali dari Terminal-3 Soetta Jakarta (waktu itu AA masih di Terminal-3 kalo dr Jkt), mereka nginep di bandara. Katanya sih banyak temennya, bule juga banyak.

      Delete
    4. Dari Bali yak? Waktu itu sih di bandara Ngurah Rai tempatnya sih enak buat nunggu. Bisa tiduran juga.

      Saya sih belum pernah. Dulu, suami pernah sama anak yg gede backpack ke Bali dari Terminal-3 Soetta Jakarta (waktu itu AA masih di Terminal-3 kalo dr Jkt), mereka nginep di bandara. Katanya sih banyak temennya, bule juga banyak.

      Delete
    5. Iya.. dr bali ke yogya. Maklum first flight nih jd belum tau apa2... iya ini itinerary nya udh dapet di email... jd itu di print dr skg juga gapapa ya? Oke deh...
      mbak Levina,makasih banyak yaaa...
      sukses selalu buat blognya :)

      Delete
  23. mbak sy udah web check in dan print boarding pass, tp boarding passnya gak ada gate-nya. perlu print lagi di mesin AirAsia gak di airportnya? thank you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sudah di print saya sih ngga print lagi. Terus terang, saya sekarang belum update lagi untuk Soetta, dulu sih saya juga ngga ada gatenya. Biasanya saya lihat di televisi itu lho yang jadwal penerbangan. Di situ kan suka ada nama pesawat, nomor pesawat sama gatenya. Maaf ya jika jawabannya tidak membantu...

      Delete
  24. Hai mba mau tanya aku kan keberangkatan dri yogja itu hari rabu, tpi klo aku web check in hari senin saat masih di kantor (spya bisa sekalian print boarding pass) itu bisa kan ya? Tpi kenapa kata orang travelnya web checkin itu 24 jam sblum kberangkatan, jdi saya bingung yg bener itu gimana. Soalnya baru pertama kali jga saya naik airasia.thankyou

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, malah kemarin kalau Bali, 4 jam sebelum keberangkatan. Kalau di webnya sih bisa dari 14 hari - 4 jam sebelum keberangkatan. Sepertinya tergantung dari penerbangannya juga tujuan. Selasanya sudah cuti ya Mbak?

      Delete
    2. Ohh berarti emg tergantung dari penerbangannya ya? Jadi lebih baik saya ke bandara 2 jam sebelum keberangkatan & bawa itinerary nya aja ya. Soalnya ga ngerti juga aku mba klo web check in hheheh. Iyaa saya selasanya sudah cuti mba..

      Delete
  25. Berhubung air asia penerbangan domestik dr terminal 3 pindah ke terminal 2f,,apakah self checkin terminal 2f ada diluar sebelum masuk dibandara sama kayak terminal 3??
    Maklum belum pernah ke terminal 2f
    Mohon jawabannya
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh maaf Mbak.., saya belum update lagi untuk terminal 2F nya. Kmrn saya terminal 2 juga, saat naik Vietnam Airlines. Kayaknya sih Air Asia barengan sama Vietnam Airlines di pintu 3 masuknya. Duh, maaf saya ngga liat-liat, kmrn fokus cari boardnya Vietnam Airlines karena mepet waktunya. Foto tampak luar pintu 3 kayaknya ada di postingan saya tentang Vietnam Airlines. Di dekat pintu 3 ada information centernya.

      Delete
    2. Sorry saya check boarding pass kemarin, saya berangkat dari gate E, yang lebih dekat ke pintu 2. Kalau saya check di informasi kepindahan AA sih itu counter check y kelihatannya ada antara pintu 2 dan 3. Di depan counter check in ada kiosk check y. Jadi di dalam kiosk check in nya.

      Delete
  26. halo kak, mau tny kalo pas webcek-in kan ada asuransi gtu, misal mau ke sg aja perlu pakai asuransi ga ya? soalnya baru pertama beli di AA jd masi bngung hehe, makasih kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sih terserah mau ikut asuransi atau ngga. Hmmm, saya ngga bisa bilang harus sih. Hehe. Ada yg bilang sih sebetulnya asuransi dasar udah ke cover, itu asuransi tambahan. Ya, kalau memang nyaman tanpa asuransi mungkin bisa di skip...pilihan sih.

      Delete
  27. ow gtu ya kak, klo misal mau ambil asuransinya bayarnya gmn kak? bs cash kah? hehe.. maap kak byk tny2..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya saya ambil barengan pas booking. Tapi pernah juga ngga sih..xixi. Kalau udah terlanjur pas booked ga pakai asuransi, saya ngga pake lagi...maaf blm coba jadinya apa bisa pakai cash atau harus cc..

      Delete
  28. Hi Mba, saya mau tanya niy, saya rencana holiday sm anak2 ke Bali pke AirAsia desember nanti. Apa benar airasia tanya dokumen akte lahir untuk anak2 pas di counter check in-Nya? Krn yg sdh2 terbang dgn pesawat lain ga pernah di Tanya, selama ada org tua yg menemani anak2. Ditunggu jawabannya tks bnyak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu terakhir ke Bali dari Jakarta saya web check in, sedangkan baliknya dari Bali ke Jakarta saya pakai kiosk check (setelah web check in tapi boarding pass ga ke kirim ke email, rupanya di Bali baru bisa print menjelang keberangkatan). Dua kali penerbangan ga pakai dokumen akta lahir anak. Anak saya sekitar 8 tahun dan 9 tahun Mbak, waktu 2 tahun lampau.

      Delete
    2. Tapi kalau ragu, bisa bawa copy-nya mungkin Mbak. Setahu saya sih ngga ditanyain akta kelahiran. Begitupun ke luar negeri, cuma passport. Tapi kalau pas ke luar negeri saya siapin sih kopi akta juga..haha, takutnya ada sesuatu hal ditanya-tanya di imigrasi. So far sih ngga pernah ditanya.

      Delete
  29. Selamat sore Mba, saya mau tanya..
    saya udah pernah menggunakan kios checkin tanpa ada kendala dan lgsg menuju konter untuk daftarin bagasi..
    kalo misalnya saya ga ada bagasi hanya bagasi kabin apa setelah boarding pass saya keluar saya harus tetap checkin ke konter juga ? hehe.. barangkali tau.. mohon infonya ya mba .. terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengalaman saya sih ngga. Waktu itu ngga ada bagasi, setelah dapat boarding pass langsung ngga ke counter lagi.

      Delete
  30. Hi mbak. Mau nanya nih mbak. Kalo udah checkin online. Terus udah cetak boarding pass pake kertas A4. Apa harus ke counter lagi? Atau langsung ke gate aj?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau udah cetak boarding pass sih ga perlu ke counter lagi kalau pengalaman saya. Kecuali ada bawaan mesti di simpan di bagasi, atau kondisi lain spt ibu hamil,anak yg bepergian sendiri di bawah umur, dll.

      Delete
  31. Jadi pingin jalan2 ke luar negeri lagi nih! naik pesawat super jumbo boing 737

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkomentar. Silahkan tinggalkan jejak, ya.

Follow my media social for any update of articles
Twitter: @mandalagiri_ID
Instagram: mandalagiri_ID

 

About Me

My Photo

Travel - Eat - Write
"Learn from yesterday, life for today, hope for tomorrow. The important thing is to not stop questioning - Albert Einstein"

Facebook | Levina.Mandalagiri
Twitter | @mandalagiri_ID
Instagram | mandalagiri_ID

Followers

Google+ Followers

Warung Blogger

Hijab Blogger

Kumpulan Emak Blogger

IDCorner

ID Corners

Fun Blogging

Fun Blogging

Blogger Perempuan Network

Blogger Perempuan