The Other Side of Nuniek Tirta: Bukan (Hanya) Istri Direktur


Pada tahu Nuniek Tirta Sari?
Siapa sih dia? Kepo!
Itu lho, yang namanya sedang jadi pembicaraan orang-orang, yang beritanya sedang viral, kisah tentang istri direktur yang ngga malu menggunakan baju Rp. 50.000 an.
Dalam sekejap sosok Nuniek Tirta menjadi buah bibir di dunia maya. Banyak situs berita yang menuliskan tentang dirinya, bahkan ada juga berita yang mensejajarkannya dengan Priscilla Chan (istri Mark Zuckerberg), Kate Middleton (istri Pangeran William). Tentang gaya istri orang kaya yang berpenampilan sederhana.
Hmmm, memang sih, gaya hidup seperti ini menginspirasi. Saya pernah mendengar seseorang bercerita mengenai gaya hidup istrinya. Dia bilang istrinya hobi mengkoleksi baju-baju juga tas-tas branded, sampai satu lemari penuh dengan baju dan tas. Satu baju bisa seharga Rp 2.000.000, yang tentu saja mendengar informasi seperti ini saya langsung bengong. Jelas saja saya bengong, karena untuk ukuran kami, dengan penghasilan karyawan, baju seharga itu rasanya hanya cukup dipandang mata saja dan membiarkannya tergantung di etalase. Hal ini juga membuat saya berpikir, pantas saja para suami bekerja membanting tulang, bahkan sampai ngga ada malunya sama sekali meributkan masalah lemburan jika memang gaya hidupnya seperti ini.
Maka tidak heran jika status Nuniek Tirta pada tanggal 5 Oktober 2016 menjadi viral dengan statementnya: “Istri Direktur aja ngga malu pakai baju 50 ribu, kamu ngga malu pakai barang mahal tapi gaji habis buat bayar/nyicil/nunggak/ngutang/pakai uang orang?”
Status di atas di-share sebanyak 20.000 kali dengan 791 komentar! Dan komentarnya pun macam-macam, dari yang positif sampai yang negatif pun ada. Baca komentar-komentarnya bikin kening mengkerut, mesem-mesem sampai kesel pengen nimpuk. Aiih, yang komentar di status orang, lah kok saya yang kesel? Piye? Ada yang komentar bahwa baju syar’ie yang sampai menutup cadar perlu modal minimal 200 ribu, ada yang nulis nyindir : baju 50 ribu tapi jam tangan 500 ribu. Dan tidak sedikit pula yang justru merasa terinspirasi dengan postingan tersebut.
Sebelum statusnya menjadi viral, sebetulnya itu diawali dengan status tanggal 3 Oktober, dimana Nuniek Tirta menuliskan bahwa dirinya mempunyai alasan yang baik kenapa sering memposting #ootd dengan hastag #superaffordablestyle. Untuk menunjukkan bahwa tampil gaya tidak harus selalu mahal, baju murah pun bisa kelihatan tidak murahan. Di akhir postingan itu, Nuniek mengadakan kuis tebak harga baju merah garis-garis putih yang dikenakannya. Saya pun sempat ikut menebaknya. Tebakan saya 65 ribu! Jawaban yang meleset 15 ribu, haha. Yah, namanya juga usaha.
Poin yang saya tangkap dari status sharenya Nuniek Tirta, sebetulnya bukan di harga baju 50 ribu-nya. Setiap orang boleh dan bebas memilih gaya hidupnya masing-masing, beli barang branded misalnya. Tetapi pesan lain Nuniek Tirta dengan #superaffordablestyle yang saya tangkap: sesuaikanlah dengan penghasilan atau pendapatan kita, jangan sampai bergaya hidup mewah tetapi hidup sehari-hari pun susah. Hmmm, apalagi kalau sampai harus dikejar debt collector. Ih, amit-amit deh, jangan sampai. 
Status Nuniek menjadi viral ditambah karena dirinya adalah istri seorang Direktur. Menjual banget judul: Kisah Istri Direktur yang Pakai Dress Seharga Rp 50 ribu. Dan itu menjadi judul di beberapa media online.
Tapi, jauh sebelum itu, selain memang sering menginspirasi dengan #ootd-nya, Nuniek Tirta adalah sosok yang membuat saya berpikir kembali mengenai eksistensi diri. Puaskah saya ada di posisi sekarang? Apa potensi diri yang bisa saya kembangkan lebih lanjut? Beranikah saya melangkah lebih jauh? Bagaimana saya bisa agar lebih percaya diri berbicara di depan umum, bagaimana agar saya bisa berkontribusi buat yang lain, dan lain sebagainya.
Awal pertemuan dengannya adalah saat saya diundang blogger gathering di Rasane Seafood. Well, awalnya saya tidak tahu siapa Nuniek Tirta. Saya hanya mengenalnya dari email mengenai informasi seputar gathering tersebut. The way she wrote the email, entah kenapa membuat saya berpikir bahwa perempuan kelahiran 6 September ini adalah sosok yang hangat dan supel. Dan dari situ saya penasaran, sempat stalking account Facebooknya.
Selalu suka dengan gayanya dan the way she treats others with warm heart.
Dan status yang ditulisnya, membuat saya tertarik, yaitu mengenai being extrovert dan introvert, juga menahan diri untuk tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan sendiri. Dari hasil stalking ini, saya mengetahui bahwa Nuniek Tirta belajar psikologi. Yang membuat saya berpikir: Wah, keren nih . . . sudah cantik, pintar pula!
Pada saat acara gathering tiba. Terus terang, itu pertama kalinya saya datang di event blogger. Dan, saya shock saat melihat blogger-blogger lain yang namanya terbaca di meja. Mira Sahid, Donna Imelda, haydeerahma, dan sederet blogger famous lainnya. Duh, ini ngga salah undang kan? Hampir saja saya balik badan buat kabur dari tempat itu.

Baca juga: Avilla Residence & Rasane Seafood Gading Serpong, Konsep Bisnis Terintegrasi
Inilah awal tatap muka dengan Nuniek Tirta. Orangnya humble, ngga ada kesan sombong sama sekali, sehingga saya pun menjadi nyaman kembali berada di antara para blogger keren dan kece. Suaranya renyah, setiap ngomong selalu dengan ekspresi bahagia dan ceria, jadi orang yang di dekatnya pun pasti ikutan terbawa dengan energinya. Saat itu Nuniek datang bersama suami dan kedua anaknya. Anaknya lucu-lucu dan penuh percaya diri.
Quote-nya selalu inspiring: you're free to choose, but you're not free from the consequences of your choice
Saya tidak tahu saat itu bahwa suaminya adalah Direktur Tiket.Com, yang saya tahu adalah suaminya sempat membantu kami mengatur kepiting supaya kelihatan menarik untuk difoto. Orangnya ngga sombong juga, tapi ya memang sih kelihatan kalau orang berada. Seorang blogger bilang bahwa Natali Ardianto, suami Nuniek Tirta, adalah petinggi di sebuah perusahaan penjulan tiket online besar. Itu saja yang saya tahu saat itu.
Setelah acara selesai, Nuniek Tirta masih sempat-sempatnya mengirimkan email terima kasih ditambah dengan rangkuman informasi acara yang detail. Masih dengan bahasanya yang ramah dan hangat. You know? This remind me of Japanese coucher and one of the book the I’ve read. CS Book! Buku tentang kepuasan pelanggan yang kami dapatkan di kantor dan setiap pagi dibaca bersama satu tema, begitu setiap hari sampai kelar satu buku. Saya bilang dalam hati, hmmm, inilah contoh real pelaksanaan CS Book. Saya belajar dari sini bagaimana memperlakukan orang lain dengan tulus sepenuh hati.
Setelah itu saya sering melihat statusnya memajang #ootd, lengkap dengan detail harga dan di mana dibelinya. Menurut saya itu menginspirasi. Saya pernah sangat tertarik dengan dress panjang berwarna pelangi yang dikenakannya dan dibeli dengan harga affordable banget untuk saya, sampai saya searching saking lucunya itu baju.
Selain #ootd, Nuniek juga selalu sharing mengenai aktivitasnya sehari-hari yang super sibuk. Kadang tengah malam baru selesai, atau bahkan ada yang hampir 24 jam ngga tidur. Saat membaca statusnya, saya hanya bisa bilang: busyeet, ngga ada capenya! Superwoman sekali. Di tengah kesibukannya pun, masih sempat mengambil rapot sekolah kedua anaknya ataupun menemani anaknya ke pesta ulang tahun.
Sebagai initiator start-up lokal, digital influencer, blogger padat dengan seabreg aktivitas.
Tapi masih seorang ibu yang selalu support anak-anaknya dan terlibat dalam kegiatan mereka.
Sama seperti ibu lainnya di dunia yang terharu ketika menerima morning greeting seperti ini. 
Dari sini saya belajar, untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, ya perlu usaha yang extraordinary pula. Jangan harap hanya dengan bersantai-santai, saya bisa tiba-tiba sukses. Untuk menjadi sukses ya kita harus berusaha melebihi apa yang dilakukan kebanyakan orang.
Hal lain yang membuat saya kaget, anak kedua dari tiga bersaudara ini ternyata seorang blogger juga. Beberapa tulisannya di blog juga menginspirasi, seperti mengenai parenting, juga traveling hemat ke Jepang bersama keluarga. Kalau melihat dari statusnya, Nuniek selain orangnya senang berkomunikasi dengan banyak orang, juga hobi membaca, menulis dan mendengarkan musik. Saya pernah baca mengenai buku favoritnya ketika kecil adalah buku kakek penyakit.
Nuniek juga sering memposting foto-foto jalanan. Bukan foto jalan yak, tapi foto-foto humanis. Misalkan tentang orang-orang yang masih berupaya menaklukkan kerasnya Jakarta di usia senja, dan lainnya. Pokoknya foto-fotonya penuh kepedulian terhadap orang-orang kecil.
Walaupun punya seabrek aktivitas, sebagai inisiator start-up lokal, Indonesia Lifestyle Digital Influencer, yang mengharuskannya wara-wiri dari satu tempat ke tempat lain, termasuk menjadi pembicara; istri dari dari Natali Ardianto, ibu dari dua anak cantik Michelle & Vica ini selalu menyempatkan menciptakan quality time dengan keluarga. Nuniek punya rutin aktivitas nge-date berdua dengan suaminya, hmmm, romantis banget. Seseruan staycation bersama suami dan anak-anaknya, atau hanging outs dengan ibu dan kedua saudara perempuannya.
Sebagai seorang istri yang mendampingi dan mensupport suami.
Life balance bersama keluarga
Selalu ada hal lain dari Nuniek Tirta yang membuat kagum, bukan sekedar dirinya adalah seorang istri Direktur. Nuniek Tirta adalah Nuniek Tirta dengan kepribadian yang melekat padanya yang membuatnya mempesona dan menginspirasi. Tentunya hal ini tidak lepas dari pendidikan yang ditanamkan kedua orang tuanya ya.
Saya sungguh terinspirasi membaca kisah-kisahnya. Salah satu yang membuat saya berani bermimpi untuk melakukan sesuatu hal yang lain dan perlahan keluar dari zona nyaman saya. Sok yang masih penasaran dengan Nuniek Tirta Sari, bisa dikepo-in media sosialnya atau di www.nuniek.com blog personalnya.


Note: 
Sumber foto facebook Nuniek Tirta Sari, foto blogger gathering Avilla Residence

48 comments:

  1. Saya yakin pasangan suami istri ini dulunya sempat mengalami hidup 'susah' mereka pasti jatuh bangun mengawali kariernya, biasanya orang2 seperti ini bener2 humble bngt krn pasti mengerti bagaimana cara memanusiakan manusia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup terkadang kita melihat orang hanya ketika sudah berhasil yak. Kita ngga lihat bagaimana perjuangannya untuk sampai di posisi saat ini. Saya banyak belajar juga sejak mulai ngeblog lagi setahun lalu. Banyak hal yang saya dapat yang ngga bisa diukur dengan uang.

      Delete
    2. Baru mau komen hal yang sama ternyata udah keduluan hehehe. Orang kayak gini yang matinya ga susah karena hidupnya ga melekat pada harta.

      Delete
  2. Memamng terlihat sekali humble y mba dilihat dari pancaran wajahnya, gesturenya *sotoy ala cenayang* hahaha...
    saya suka kalimat ini mba "Untuk menjadi sukses ya kita harus berusaha melebihi apa yang dilakukan kebanyakan orang" setuju pisan kalau kita mau maju maka melangkah kedepan dulu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Herva, saya justru mengambil kesimpulan ini karena lihat and baca status-statusnya Mbak Nuniek nih. Kadang orang lain mah mungkin sudah terlelap di pulau kapuk, Mbak Nuniek, masih beraktivitas. Euuh, jadi malu kalau inget saya kadang gampang ngeluh capai ini itu.

      Delete
  3. Wuih keren deh. Jadi malu saya. Yang bukan apa2 aja suka pengen ngegaya. Eh mbak nunik, segitu udah selebnya masih down to earth. Kudu belajar banyak. Tfs, Teh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaah....aku suka salah satu statusnya yang intinya bilang jangan sampai harga pakaian yang kita pakai menentukan nilai diri kita.

      -- Don't let (the price of) your dress define your self value -- kutip dari statusnya Mbak Nuniek, maaf Mbaaak...suka soalnya.

      Ngegaya boleh, tapi itu bener yang dibilang di atas. Awal ketemu pertama kirain baju putih rok hitamnya itu high price. Eh, siangnya baca status Mbak Nuniek, menjungkirbalikan sangkaan saya. Ternyata affordable banget.

      Delete
  4. Aku follow IG nya. kepo.
    Sayangnya media banyak menyoroti "istri direktur". Padahal ada banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran berharga dalam hidup.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mbak Rochma. Sejak awal viral ngikutin beritanya. Kadang ikut kesel juga baca komen-komennya. Padahal banyak prestasinya juga dan hal-hal yang bisa diambil sebagai pelajaran.

      Saya menuliskan ini juga selain karena kagum sama Mbak Nuniek, jug sebagai self reflection, untuk supaya saya juga terus mencari dan mengasah potensi diri.

      Delete
  5. Ooalah, Mba Nuniek yg rame2 diperbincangkan itu ternyata blogger juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa...blogger juga. Malah udah lama kok ngeblognya. Dibanding saya mah masih newbie di dunia perbloggeran ...

      Delete
  6. Wah gegara baca postingn ini barusan jadi melincur ke blog beliau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak Nuniek juga punya blog. Happy surfing...

      Delete
  7. Hai Mbak Levina, terima kasih banyak atas tulisannya! Senang deh bacanya. Saya minta izin share di Facebook saya yaa. Cheers :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Nuniek, with my pleasure.

      You're a woman who inspired many people ..

      Delete
    2. Senang bisa punya kesempatan bertemu dan kenal Mbak Nuniek..

      Delete
  8. Replies
    1. Udah dijawab sama Mbak Nuniek Mbak Milda...😍

      Delete
  9. Hanpir semua perempuan cerdas yang saya temui itu humble-nya luar biasa. Semoga nanti saya bisa ketemuan dg mba Nuniek di event blogger atau mungkin yg lain :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Iya Mbak...cerdas, cantik, humble ... perfect combination.

      Delete
  10. baru kenal lebih "dekat" sama femes blogger ini"di campaign #usiacantik mba...Hmm keren habis emmang. tp kasiha gegara postingan viralnya itu IGnya di hack tuuh, jd ganti IG baru katanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Kok bisa yak di hack. Orang kok tega banget yak nge-hack gitu. Atau mungkin ada yang report gitu yak, jadi semacam di suspend? Facebook juga kan modelnya begitu, kalau ada yang report suka di suspend.

      Delete
  11. Sepertinya mereka pernah mengalami bagaimana susahnya menghadapi kehidupan yang keras, jadi mereka begitu menghargai dan mensyukuri segala keadaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terlepas dari apakah pernah menghadapi kehidupan yang keras atau ngga, banyak hal yang bisa saya ambil hikmahnya atau pelajarannya dari sini.

      Delete
  12. Kirain si Nuniek ini seorang blogger juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blogger juga Mas Choky. Malah udah lebih senior dalam urusan perbloggeran Mbak Nuniek ini. Dibanding saya yang masih 1 tahunan ini..

      Delete
  13. kini semua bisa hits ya mbak.. semoga makin berkahd ans ederhana mbak nuniknya dan kita juga terus qanaah mbak agar hidup makin nyaman...

    ReplyDelete
  14. sedang dibicarakan dimana-mana ya ibu ini, sangat menginspirasi sih yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Bunda. Cuma kalau lihat komentarnya orang sadis-sadis juga yak. Ada yang bilang cari sensasi lah, apalah... hmm, emang sih ya orang itu bagus diomong, jelek juga diomong. Ngga ada habisnya.

      Delete
  15. Iya setuju, mba Nuniek ini sosok yang sederhana dan mengispirasi. pernah keteu dengannya, belum sempat ngobrol banyak. Sempat foto bareng jugaak, hehehe
    Makasih tulisannya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga belum mengobrol lama sih. Hehe. Menulis ini sebagai self introspection juga buat saya Mbak...

      Delete
  16. Seruuu banget mba Nuniek ini :)
    Sayaaang, pas event tiket dot com di sby aku ngga bisa dateng huhuhuuuu

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah sayang ya. Jakarta sama Surabaya sering ya acara gathering bloggernya...jadi ngiri..hehe.

      Delete
  17. Inspiratif banget, saya suka dengan kesederhanaan orang-orang yang sebenarnya kalau mau bermewah-mewah sih bisa saja. Btw, siapa yang bilang mba kalau baju syar’ie yang sampai menutup cadar perlu modal minimal 200 ribu? saya bercadar dan kemarin beli gamis sepaket jilbab dan cadar cuma 120 rb. Sebelumnya malah lebih murah karena jahit sendiri. Jangan salah lho, baju dan celan robek2 malah ada yang harganya jutaan. Pokoknya salute banget dengan mereka yang say no to mewah2an.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu Mbak, salah satu komentar yang nyinyir di salah satu berita tentang Mbak Nuniek ini. Duuh, sebel juga kan. Malah disangkutpautkan. Haha. Padahal maksudnya Mbak Nuniek itu aku yakin deh bukan masalah ga boleh pake baju branded atau mahal. Tapi sesuaikan dengan kemampuan. Toh, baju yang affordable harganya pun banyak kok yang bagus. Intinya sih itu. Dan bukannya ngga pernah pakai branded. Xixixi. Ada-ada aja yak, dan terkadang kita suka ikut judgement hanya dari pemberitaan sepihak. Dari sini saya jadi berkaca juga, mana media yang mempunyai kredibilitas mana yang tidak. Dan hasilnya, kebanyakan yang tidak cover both side. Etika jurnalisme juga sepertinya sudah pudar yak. Saya masih belajar Mbak, bagaimana menyajikan berita yang tidak memihak yang sesuai kode etik jurnalisme...saya takut jika tulisan saya malah nantinya menjerumuskan orang.

      Haha, saya paham maksud Mbak yang robek-robek harganya mahal. Xixixi.

      Delete
  18. Pernah ketemu sama Mba Nuniek di event blogger, jauh sebelum beliau terkenal dengan dress gocapnya. Sosok yang humble ��
    Salam kenal Mba Levina ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mbak.
      Iya, saya juga walaupun ngga kenal dekat, hanya pernah bertemu sekali saat event blogger. Sejak itu ngikutin statusnya. Tapi dari gaya bahasa di email, saat ketemu dan di status, saya rasa tipenya ramah dan hangat. Humble juga. Suaminya pun begitu...ngga nunjukin gw orang kaya. Haha, saya saja baru ngeh saat sesudahnya.

      Delete
  19. jadi penasaran sama orangnya. perlu baca blognya mba nunik nih. terima a
    kasih infonya mba levina. seru ya acaranya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru acaranya. Event pertama dimana saya merasa kaget karena serasa jadi orang penting banget..wkwkwk.

      Delete
  20. Iyanih saya juga heran sama mbak nuniek, gimana caranya bisa balance segala hal gitu yah... tapi emang sama banget, saya juga nyengir-nyengir gemas pas baca status viral mbak nunik. Ada-ada aja orang indonesia kalo komen :')))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..iya saya pun nyengir sampai kesal juga baca komentar-komentar yang berselebaran. Ada yg bilang cari sensasi lah, ada yang nanya harga pakaian dalam lah...eeeuh, padahal udah lama juga ya suka bikin status yang #superaffordable itu...
      Bener Mbak, orang mah komen macem-macem, suka-suka, jelek diomong bagus juga diomong. Xixixi. Harus lempeng, ga usah peduliin omongan orang kayaknya yak?

      Delete
  21. Kalo orang kaya pake baju murah pasti keliatan mewah hehehe

    ReplyDelete
  22. bener bener istri direktur yang sederhana yaaa...
    maksudnya down to earth

    ReplyDelete
  23. iya bener banget, orang emang suka komentar seenak jidatnya, ada aj ya orang yg berpikiran negatif

    ReplyDelete
  24. Nice feature. Inspiratif banget. Terimakasih yaa untum tulisan dan sharingnya.

    idfipancani.blogspot.co.id

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkomentar. Silahkan tinggalkan jejak, ya.

Follow my media social for any update of articles
Twitter: @mandalagiri_ID
Instagram: mandalagiri_ID

 

About Me

My Photo

Travel - Eat - Write
"Learn from yesterday, life for today, hope for tomorrow. The important thing is to not stop questioning - Albert Einstein"

Facebook | Levina.Mandalagiri
Twitter | @mandalagiri_ID
Instagram | mandalagiri_ID

Followers

Google+ Followers

Warung Blogger

Hijab Blogger

Kumpulan Emak Blogger

IDCorner

ID Corners

Fun Blogging

Fun Blogging

Blogger Perempuan Network

Blogger Perempuan